Mata Debby mengerjap beberapa kali memperhatikan
bangunan di depannya, sebuah mansion yang besar dan mewah. Tapi, yang menjadi
pertanyaannya sekarang adalah kenapa Richard membawanya ke sini? Apa laki-laki
itu ingin mengunjungi kerabatnya yang sangat sangat sangat kaya? Ataukah
bangunan itu mewah itu miliknya?
Kamis, 21 November 2013
It's Okay, Dear part 6
Jumat, 27 September 2013
It's Okay, Dear part 5
Debby menghempaskan tubuhnya di ranjang. Ia menghela
napas kasar mengingat acara makan malamnya dengan Steve dan tamu tak diundang
–Richard- . Sebelumnya ia telah memprediksikan kalau acara makan malam akan
dipenuhi oleh nostalgianya dengan Steve, namun yang terjadi melenceng jauh.
Steve lebih sibuk dengan Richard, lelaki yang ia akui sebagai anak dari relasi
orang tuanya dan parahnya mereka cukup akrab. Debby hanya bisa diam sambil
menikmati makanannya karena dua laki-laki itu membicarakan bisnis orang tua
masing-masing yang tak ia ketahui.
Rabu, 04 September 2013
It's Okay, Dear part 4
Steve memperhatikan Debby yang sedang tidur. Wajah
gadis itu sangat polos, membuatnya gemas. Dulu -7 tahun yang lalu- saat ia
untuk pertama kalinya melihat Debby, rasa penasaran akan gadis itu sudah
menyelimutinya.
Steve sangat marah, ia kecewa dengan orang
tuanya. Bisnis yang dijalani mereka tak memungkinkan Steve untuk tinggal
bersama karena selalu berpindah-pindah tempat dan sebagai imbasnya Steve harus
tinggal dengan Bibi Han.
Senin, 19 Agustus 2013
It's Okay, Dear part 3
Richard menggelengkan kepala menatap dua kantong
kertas yang berada di tangannya. Ia tersenyum misterius lalu dengan langkah
mantap memasuki kamarnya.
Mata Richard terfokus pada Debby yang tengah terlelap di ranjang. Perlahan ia
mendekat, mengamati setiap detail paras perempuan itu , merekamnya ke dalam
memori. Sisi pinggir ranjang yang kosong ia duduki dan kantong yang di
pegangnya ia letakkan di meja.
Kamis, 01 Agustus 2013
It's Okay, Dear part 2
Baru saja melangkah ke gedung kampus, Debby sudah dibuat
pusing oleh celotehan Cika. Sahabatnya itu mengeluapkan kekecewaannya karena
pangeran kampus –Richard- tak lagi menjadi asisten dosen.
“Ah, aku jadi tak begitu bersemangat seperti
sebelumnya. Sekarang, siapa lagi yang mau kulirik saat mendengarkan mata kuliah
yang sudah seperti pengantar tidur?” Keluh Cika sepanjang jalan. Ah, perempuan
itu memang lebih banyak bicara jika dibandingkan dengan Debby.
Jumat, 26 Juli 2013
It's Okay, Dear part 1
Debby mencium seikat bunga Lily yang ada di
tangannya. Ia tak perlu memakan waktu lama untuk memilih karena ia selalu membeli bunga yang sama. Yang
merepotkan adalah jika bunga yang dicarinya tak ada.
“Berikan aku mawar putih!”
Suara yang baru tertangkap di indera pendengaran
Debby, untuk sejenak membuatnya memalingkan pandangan ke samping.
Senin, 15 Juli 2013
Sachybii part 1
Pernah nonton ‘cinta pertama’ yang dimainkan BCL dan
Ben Joshua? Cerita ini kurang lebih seperti itu, maksudnya di sini ada 2
sudut pandang, Bisma dan Sachy. Sudut pandang Bisma’s POV menceritakan
keadaan sekarang , sedangkan Sachy’s POV adalah keadaan di masa lalu
(flashback)
Bisma’s Pov
Aku berdiri di depan pintu berwarna soft pink,
beberapa kali kuhela napas sebelum memasuki ruangan di dalamnya. Percayalah,
ini sungguh sulit bagiku tapi aku sudah memutuskan. Kupegang kenop pintu dan
membukanya perlahan.
It's Okay, Dear (prologue)
Seorang perempuan tengah tergesa melewati lorong
gedung kampus. Ia hampir telat mengikuti kelas pertama di awal semester tiga. Sesekali ia melihat jam tangan sambil
terus berjalan cepat. Namun ketika ia mengangkat kepalanya, hal tak terduga
terjadi. Ia terpaku, dunianya seakan berhenti berputar.
Minggu, 26 Mei 2013
Summer Love(Teaser)
Summer Love
Hidup di negara dengan empat musim itu komplit.
Salju, hujan, sinar matahari, ahh semuanya sudah dirasakan Olive. Tapi ada saat
dimana ia harus menghindar, ia tak suka panas dan selalu kembali ke negara asalnya
ketika musim panas. Mungkin kalian berpikir bahwa negara asalnya tak sepanas di
negara gingsengyang kini ditinggalinya, tapi kalian harus kecewa jika
berpendapat demikian. Indonesia bahkan lebih panas, tapi lebih baik
menghabiskan musim panas di tempat lahir daripada di negara orang, toh rasanya
juga masih sama, panas.
Sabtu, 25 Mei 2013
What The Hell
Haloo aku bawa cerpen. Jangan di copast ya. Kalau
ada kesamaan itu adalah ketidaksengajaan. Sedikit terinspirasi oleh lagunya Rio
Febrian yang Bertahan.
Sepasang kekasih nampak sedang menikmati hidangan di
salah satu restauran yang menyajikan chinese food sore itu. Tak nampak wajah
gembira di antara keduanya, yang terlukis hanyalah raut sedih dan kecewa
Jumat, 24 Mei 2013
Sorry, I Don't Love You
PROLOG
“Astaga, Azkar semakin hari semakin tampan.” Pujiku
sambil menopang dagu sedangkan pandanganku tertuju pada pria yang sedang bermain
volly.
“Edo juga. Semakin hari semakin cool apalagi jika
dia bermain basket.” Timpal Andah.
“Harry... dengan melihatnya berjalan saja aku sudah
terpesona.” Ucap Rere. “Kira-kira mereka sudah punya pacar belum ya?”
Valday For Melly
Title : Valday for Melly
Author : Fera Fanisia Budi
Genre : Teenlit
Rating : PG-13
Casts : Melly, Juno, etc
Disclaimer : this story is made by myself, the casts
are mine.
Don’t copast or edit!
“Ah gila Siwon ganteng banget!!! Gue mau pesen cowok
kayak dia!” Seru seorang gadis yang sedang menatap layar TV.
“Dasar Melly jomblo! Kerjaannya tiap hari lihatin
cowok sambil teriak aaaa gue mau ini, aaa gue mau itu. Ckckck!” Celetuk pria
dengan rambut hitam kecoklatan dari ambang pintu.
Melly menatap pria yang tak lain adalah Juno,
sahabatnya. Dengan hentakan kakikeras dan kedua tangan di pinggang dia
menghampiri Juno yang sedang menatapnya remeh.
“Lo juga jomblo, Juno!” Tegas melly sambil
mengacungkan telunjuk kanannya tepat di hidung Juno.
Juno tersenyum manis, ditepisnya tangan Melly dari
hidungnya dan mulai memeluk sahabat kecilnya itu. “Gue baru putus seminggu yang
lalu, sedangkan lo? Ultah jomblo, tahun baru jomblo, sebentar lagi valday dan
lo masih aja jomblo. Uh,, pray for Melly!”
Langganan:
Komentar
(
Atom
)