Blogger Widgets

Label

Minggu, 26 Mei 2013

Summer Love(Teaser)



Summer Love
Hidup di negara dengan empat musim itu komplit. Salju, hujan, sinar matahari, ahh semuanya sudah dirasakan Olive. Tapi ada saat dimana ia harus menghindar, ia tak suka panas dan selalu kembali ke negara asalnya ketika musim panas. Mungkin kalian berpikir bahwa negara asalnya tak sepanas di negara gingsengyang kini ditinggalinya, tapi kalian harus kecewa jika berpendapat demikian. Indonesia bahkan lebih panas, tapi lebih baik menghabiskan musim panas di tempat lahir daripada di negara orang, toh rasanya juga masih sama, panas.

Sabtu, 25 Mei 2013

What The Hell



Haloo aku bawa cerpen. Jangan di copast ya. Kalau ada kesamaan itu adalah ketidaksengajaan. Sedikit terinspirasi oleh lagunya Rio Febrian yang Bertahan.


Sepasang kekasih nampak sedang menikmati hidangan di salah satu restauran yang menyajikan chinese food sore itu. Tak nampak wajah gembira di antara keduanya, yang terlukis hanyalah raut sedih dan kecewa

Jumat, 24 Mei 2013

Sorry, I Don't Love You





PROLOG
“Astaga, Azkar semakin hari semakin tampan.” Pujiku sambil menopang dagu sedangkan pandanganku tertuju pada pria yang sedang bermain volly.
“Edo juga. Semakin hari semakin cool apalagi jika dia bermain basket.” Timpal Andah.
“Harry... dengan melihatnya berjalan saja aku sudah terpesona.” Ucap Rere. “Kira-kira mereka sudah punya pacar belum ya?”

Valday For Melly



Title : Valday for Melly
Author : Fera Fanisia Budi
Genre : Teenlit
Rating : PG-13
Casts : Melly, Juno, etc
Disclaimer : this story is made by myself, the casts are mine.
Don’t copast or edit!

“Ah gila Siwon ganteng banget!!! Gue mau pesen cowok kayak dia!” Seru seorang gadis yang sedang menatap layar TV.

“Dasar Melly jomblo! Kerjaannya tiap hari lihatin cowok sambil teriak aaaa gue mau ini, aaa gue mau itu. Ckckck!” Celetuk pria dengan rambut hitam kecoklatan dari ambang pintu.

Melly menatap pria yang tak lain adalah Juno, sahabatnya. Dengan hentakan kakikeras dan kedua tangan di pinggang dia menghampiri Juno yang sedang menatapnya remeh.

“Lo juga jomblo, Juno!” Tegas melly sambil mengacungkan telunjuk kanannya tepat di hidung Juno.

Juno tersenyum manis, ditepisnya tangan Melly dari hidungnya dan mulai memeluk sahabat kecilnya itu. “Gue baru putus seminggu yang lalu, sedangkan lo? Ultah jomblo, tahun baru jomblo, sebentar lagi valday dan lo masih aja jomblo. Uh,, pray for Melly!”