Blogger Widgets

Label

Rabu, 16 April 2014

It's Okay, Dear 9



Aku duduk di depan Richard dan mulai menatapnya tajam, tapi memang dasarnya aku saja yang payah. Aku tak tahan melihat wajah sempurnanya terlalu lama, bisa-bisa aku menciu… Don’t be stupid, Debby! Kugeleng-gelengkan kepalaku untuk mengembalikan akal sehat yang tadi sempat pingsan saat melihat Richard.
“Apa yang kaulakukan di sini?” desisku

Selasa, 04 Februari 2014

It's Okay, Dear part 8


Hari ini waktu terasa berjalan sangat lambat. Setiap pergerakanku tak pernah lepas dari pandangan orang-orang. Astaga, apakah menjadi kekasih seorang Richard Alfredo akan sesusah ini? Sepertinya, Janet dulu tak merasakan hal seperti ini. Ia dan Richard malah mendapat julukan ‘best couple’. Oh, sadarlah Debby! Janet itu sempurna, maka tak heran jika mereka –Janet dan Richard- bersanding, sedangkan kau? Kau bahkan tak populer.

Selasa, 14 Januari 2014

It's Okay, Dear part 7



“Baiklah, terserah kau saja! Aku tak peduli, intinya kau tak akan menyukaiku, bukan?” Ucap Richard akhirnya. Ahh, baguslah kalau dia tak mengungkitnya lagi, aku tak siap jika harus memujinya kemudian dia dengan kepalanya yang tampan akan mencemoohku.
“Apa urusan kita sudah selesai? Aku ingin pulang.”
Richard mengernyitkan keningnya, nampak seperti tak suka dengan ucapanku. “Kenapa harus buru-buru? Kita bahkan belum membicarakan soal peraturan tentang perjanjian kita ini.”

Kamis, 21 November 2013

It's Okay, Dear part 6


Mata Debby mengerjap beberapa kali memperhatikan bangunan di depannya, sebuah mansion yang besar dan mewah. Tapi, yang menjadi pertanyaannya sekarang adalah kenapa Richard membawanya ke sini? Apa laki-laki itu ingin mengunjungi kerabatnya yang sangat sangat sangat kaya? Ataukah bangunan itu mewah itu miliknya?

Jumat, 27 September 2013

It's Okay, Dear part 5



Debby menghempaskan tubuhnya di ranjang. Ia menghela napas kasar mengingat acara makan malamnya dengan Steve dan tamu tak diundang –Richard- . Sebelumnya ia telah memprediksikan kalau acara makan malam akan dipenuhi oleh nostalgianya dengan Steve, namun yang terjadi melenceng jauh. Steve lebih sibuk dengan Richard, lelaki yang ia akui sebagai anak dari relasi orang tuanya dan parahnya mereka cukup akrab. Debby hanya bisa diam sambil menikmati makanannya karena dua laki-laki itu membicarakan bisnis orang tua masing-masing yang tak ia ketahui.

Rabu, 04 September 2013

It's Okay, Dear part 4



Steve memperhatikan Debby yang sedang tidur. Wajah gadis itu sangat polos, membuatnya gemas. Dulu -7 tahun yang lalu- saat ia untuk pertama kalinya melihat Debby, rasa penasaran akan gadis itu sudah menyelimutinya.

Steve sangat marah, ia kecewa dengan orang tuanya. Bisnis yang dijalani mereka tak memungkinkan Steve untuk tinggal bersama karena selalu berpindah-pindah tempat dan sebagai imbasnya Steve harus tinggal dengan Bibi Han.

Senin, 19 Agustus 2013

It's Okay, Dear part 3



Richard menggelengkan kepala menatap dua kantong kertas yang berada di tangannya. Ia tersenyum misterius lalu dengan langkah mantap memasuki kamarnya.

Mata Richard terfokus pada Debby  yang tengah terlelap di ranjang. Perlahan ia mendekat, mengamati setiap detail paras perempuan itu , merekamnya ke dalam memori. Sisi pinggir ranjang yang kosong ia duduki dan kantong yang di pegangnya ia letakkan di meja.